Kasihan 31/10/2025 – Pertunjukan wayang kulit dengan lakon “Gatotkaca Winisuda” memeriahkan Lapangan Tamantirto, Dsn Jetis, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Bantul pada hari Jumat (31/10/2025) malam. Acara yang berlangsung mulai pukul 20.55 diselenggarakan dalam rangka sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Direktorat Komunikasi Publik Ditjen KPM Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Pertunjukan wayang kulit ini dibawakan oleh Dalang Ki Wisnu Hadi Sugito dan mengangkat tema “Makan Bergizi Gratis untuk Generasi Indonesia Sehat di Era Digital”.

Ignatius Untung Sumarsono, Ketua tim perencanaan komunikasi strategi Kemkomdigi RI, bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 250 orang. Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya:

1. Marroli Jeni Indarto, S.Sos., M.Si (Plt Direktur Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (DJKPM) Kementerian Komdigi)
2. Imam Bachtiar Farianto (Tenaga Ahli Direktorat Kerjasama dan Kemitraan Badan Gizi Nasional)
3. Riris Puspita Wijayakridaningrat ST, M.Acc (Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika DIY)
4. Ki Wisnu Hadi Sugito (Dalang)
5. Mayor Inf Sukapta (Danramil 03/Kasihan)
6. Marwan (kepala tata laksana Tamantirto)
7. IPTU BASUKI (KANIT BIMAS POLSEK KASIHAN) dan Bripka Agus S, S.H (Babinkamtibnas Tamantirto)
8. Serda Trisihana (Babinsa Tamantirto)
9. Mbah Waluyo dan Suhin (bintang tamu)
10. Warga masyarakat

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Dinas Kominfo DIY yang dibacakan oleh Riris Puspita Wijayakridaningrat ST, M.Acc. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa Yogyakarta merasa terhormat dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik dan menggerakkan masyarakat untuk hidup lebih sehat dan cerdas di era digital.

“Melalui kegiatan ini, Kemenkomdigi berupaya menyampaikan pesan pembangunan dengan cara yang akrab dengan masyarakat, yakni melalui kesenian tradisional wayang kulit yang sehari-hari lekat dengan masyarakat terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Riris Puspita Wijayakridaningrat.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa pemerintah melalui program Makan Bergizi Gratis berupaya memastikan setiap anak Indonesia, terutama di usia sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, bisa memperoleh makanan bergizi setiap hari. Hal ini merupakan investasi masa depan bangsa agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Selain itu, di tengah kemajuan digital yang begitu cepat, literasi digital, etika dalam bermedia, dan perlindungan anak di ruang cyber menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, orang tua, dan lembaga pendidikan maupun seluruh lapisan masyarakat.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan dialog bersama narasumber Marroli Jeni Indarto, S.Sos., M.Si dan Imam Bachtiar Farianto tentang program makan bergizi gratis. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tokoh wayang kepada Dalang Ki Wisnu Hadi Sugito dan pementasan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Gatotkaca Winisuda” yang memukau para penonton.

penulis : Rendi Dopper