KENDAL – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali menghadirkan senyum bahagia di wajah warga kurang mampu. Kali ini, Irwanto, seorang warga Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, merasakan langsung manfaat program tersebut. Melalui TMMD, rumahnya yang semula kurang layak huni kini disulap menjadi hunian yang lebih nyaman dan sehat.

Dengan nada penuh syukur, Irwanto mengungkapkan bahwa tanpa adanya program TMMD, sulit rasanya membayangkan rumahnya dapat direnovasi. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Kondisi ekonomi kami yang terbatas membuat kami kesulitan untuk memperbaiki rumah sendiri,” ujarnya, saat bergotong royong bersama anggota Satgas TMMD dan warga lainnya, Sabtu (18/02/2026).

Irwanto mengenang kondisi rumahnya sebelum direhabilitasi. “Dulu, rumah kami hanya berupa bangunan kecil dengan satu kamar tidur, dapur, dan ruang tamu. Dindingnya terbuat dari papan yang sudah usang, dan atapnya sering bocor saat hujan,” kenangnya.

Kepala Desa Gedong, Suwarno, menjelaskan bahwa pemilihan penerima bantuan dilakukan secara cermat dan transparan, dengan mempertimbangkan kondisi rumah yang bersangkutan. “Rumah Bapak Irwanto memang memerlukan perhatian khusus. Kami berharap, dengan bantuan ini, beliau dan keluarga dapat hidup lebih nyaman dan sejahtera,” tutur Suwarno.

Babinsa Desa Gedong menambahkan bahwa program rehab RTLH ini murni didasarkan pada kondisi rumah warga, tanpa adanya unsur kepentingan pribadi atau kelompok. “Kami memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Kehadiran TMMD di Desa Gedong tidak hanya mengubah wajah rumah Irwanto, tetapi juga memberikan harapan baru bagi warga lainnya. Program ini membuktikan bahwa dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, impian untuk memiliki hunian yang layak huni dapat terwujud. KENDAL – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali menghadirkan senyum bahagia di wajah warga kurang mampu. Kali ini, Irwanto, seorang warga Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, merasakan langsung manfaat program tersebut. Melalui TMMD, rumahnya yang semula kurang layak huni kini disulap menjadi hunian yang lebih nyaman dan sehat. Dengan nada penuh syukur, Irwanto mengungkapkan bahwa tanpa adanya program TMMD, sulit rasanya membayangkan rumahnya dapat direnovasi. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Kondisi ekonomi kami yang terbatas membuat kami kesulitan untuk memperbaiki rumah sendiri,” ujarnya, saat bergotong royong bersama anggota Satgas TMMD dan warga lainnya, Sabtu (18/02/2026). Irwanto mengenang kondisi rumahnya sebelum direhabilitasi. “Dulu, rumah kami hanya berupa bangunan kecil dengan satu kamar tidur, dapur, dan ruang tamu. Dindingnya terbuat dari papan yang sudah usang, dan atapnya sering bocor saat hujan,” kenangnya. Kepala Desa Gedong, Suwarno, menjelaskan bahwa pemilihan penerima bantuan dilakukan secara cermat dan transparan, dengan mempertimbangkan kondisi rumah yang bersangkutan. “Rumah Bapak Irwanto memang memerlukan perhatian khusus. Kami berharap, dengan bantuan ini, beliau dan keluarga dapat hidup lebih nyaman dan sejahtera,” tutur Suwarno. Babinsa Desa Gedong menambahkan bahwa program rehab RTLH ini murni didasarkan pada kondisi rumah warga, tanpa adanya unsur kepentingan pribadi atau kelompok. “Kami memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” tegasnya. Kehadiran TMMD di Desa Gedong tidak hanya mengubah wajah rumah Irwanto, tetapi juga memberikan harapan baru bagi warga lainnya. Program ini membuktikan bahwa dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, impian untuk memiliki hunian yang layak huni dapat terwujud.

penulis : Rendi dopper