KENDAL – Kayun (35) warga Desa Gedong, Kecamatan Patean, mengaku antusias menyambut gelaran TMMD regular ke 127 kodim Kendal di desanya tersebut. Hal tersebut di dasarkan kepada niatya untuk mempromosikan potensi kopi hitam asli produk desa Gedong.“Banyak anggota TNI yang singgah di desa selama TMMD, jadi kami ingin mengenalkan tentang produk UMKM asli olahan dari desa sini, kami ada produksi kopi murni yang kami olah dan kami giling untuk bisa di seduh dan di nikmati bagi pecinta kopi”, tuturnya.Kayun menambahkan bahwa Sejak awal kedatangan anggota satgas, tiap hari banyak yang dating ke rumahnya untuk mencoba kenikmatan kopi asli hasil panen dari desa Gedong.
“Saya ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana cara membuat kopi, cara menyajikan dengan takaran yang pas, dan bagaimana pengolahan agar terhindar dari efek akibat cara pengolahan dan penyajian yang salah”, tuturnya.
Lettu Arh Gunanjar, Danton SST dari yonarhanud mengakui cita rasa kopi olahan desa Gedong yang original dan lebih aman di konsumsi. “Bersama mas kayun, kami mendapat sedikit wawasan tentag bagaimana cara menyajikan kopi yang baik, kami di beri tahu tentang bagaimana proses pembuatan hingga penyajian , pengolahannya alami dan murni tanpa campuran”, tuturnya.“
Saat malam kami anggota satgas biasa ngopi di tempat mas kayun, melepas capek juga ajang berkomunikasi dengan warga lainya sambil menikmati kopi”, imbuhnya.
penulis : rendi Dopper












